SMKS YPK Imanuel Sorong

Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026, SMKS YPK Imanuel Sorong kembali menghadirkan materi edukatif yang relevan dengan kebutuhan remaja masa kini, yakni Kesehatan Reproduksi Remaja. Materi ini dibawakan oleh dua narasumber dari Puskesmas Sorong, yaitu Waisak Yuliana Seranik, S.Tr. Keb. dan Marian Basna, S.KM., yang memberikan pemaparan secara interaktif dan penuh kepedulian terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda.

Waisak Yuliana Seranik, S.Tr. Keb., seorang bidan terlatih, mengawali penyuluhan dengan menjelaskan pentingnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi. Ia menekankan bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya soal alat reproduksi, tapi juga mencakup pemahaman tentang fungsi, cara menjaga kebersihan organ reproduksi, dan kesiapan mental dalam menghadapi perubahan saat remaja. “Remaja harus memahami tubuhnya sendiri agar mampu menjaga kesehatan, membuat keputusan yang bijak, serta membentuk sikap bertanggung jawab atas diri sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Marian Basna, S.KM. menyoroti perilaku berisiko, khususnya seks bebas, yang kian mengancam generasi muda akibat pengaruh media sosial, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya edukasi. Ia menegaskan bahwa seks bebas bukan hanya soal moral, tetapi juga berisiko besar menimbulkan Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti HIV/AIDS, sifilis, gonore, dan klamidia. Dengan bahasa yang mudah dipahami, ia menjelaskan bagaimana penularan infeksi bisa terjadi, serta dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan fisik dan mental. Siswa Diajak untuk berani berkata “Tidak”

Materi ini tidak hanya berisi ceramah satu arah, tetapi juga dialog interaktif di mana siswa bebas bertanya dan berbagi pendapat. Para narasumber memberikan pesan kuat kepada seluruh peserta MPLS untuk menjaga pergaulan dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif, menolak segala bentuk hubungan seksual pranikah, mencari informasi kesehatan dari sumber terpercaya, menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *